![]() |
Andry Adi Utomo, Senior General Manager, PT Sharp Electronics Indonesia |
JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Daya beli masyarakat Indonesia sedang mengalami tekanan serius. Hal ini berdampak ke berbagai sektor industri, mengingat keyakinan konsumen terhadap penghasilannya tersebut membuat mereka berusaha menahan belanja.
Salah satu sektor yang ikut berdampak terhadap penurunan daya beli masyarakat adalah penjualan produk home appliances (HA) yang tahun ini diprediksi akan mengalami penurunan. Andry Adi Utomo, Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, memprediksi permintaan produk HA di tahun ini turun sekitar 8-10%.
Padahal tahun lalu, total pasar dari produk HA sekitar Rp30 triliun-Rp35 triliun. Salah satu produk yang terdampak penurunannya adalah penjualan AC karena tahun ini musim hujannya lebih basah dan panjang. “Untuk mempertahankan posisinya sebagai market leader, Sharp menargetkan pangsa pasar HA sekitar 25% tahun ini,” kata Andry, Selasa (25/3/2025).
Andry cukup beralasan mematok target tersebut. Sebab, Sharp Electronics Indonesia pada 2024 itu meraih kinerja positif dengan mencatatkan penjualan mencapai Rp12 triliun. “Pencapaian ini menunjukkan optimisme dan kekuatan perusahaan di pasar elektronik Indonesia,” katanya.
Keberhasilan ini tak lepas dari kontribusi signifikan produk-produk unggulan Sharp, yang mampu memenuhi kebutuhan pasar elektronik dan konsumen Indonesia. Beberapa produk seperti lemari es, AC, dan mesin cuci memiliki peran penting dalam mendongkrak pertumbuhan pasar di Indonesia. Apalagi didorong oleh kategori small home appliances (SHA) yang menunjukkan perkembangan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Andry menyampaikan dominasi Sharp di pasar Indonesia semakin kuat dengan pencapaian pangsa pasar yang impresif. Sharp memimpin pasar lemari es sekitar 32,3 %, mesin cuci sekitar 22,9% dan AC sekitar 24,3%. Angka-angka ini merefleksikan kepercayaan konsumen yang semakin meningkat terhadap produk-produk Sharp.
Sharp meluncurkan produk AC dengan desain warna hitam yang cocok untuk kebutuhan pasar kafe yang tengah berkembang pesat. “Keberhasilan ini merupakan hasil dari serangkaian strategi pemasaran yang efektif. Selain memfokuskan pada pasar ritel, kami juga memperluas penetrasi ke sektor komersial, seperti hotel, kafe, dan restoran,” ujarnya.
Dengan orientasi pada kepuasan pelanggan, Sharp Indonesia tidak hanya berfokus pada kualitas produk saja, namun juga dengan layanan purnajual yang luas dan terpercaya. Dengan lebih dari 600 titik layanan servis di seluruh Indonesia dan dukungan dari sekitar 10.000 dealer dan sub-dealer, Sharp memastikan setiap konsumen mendapatkan pelayanan cepat, profesional, dan tanpa hambatan. (ym)
Thanks for reading Sharp Indonesia Targetkan Pangsa Pasar Home Appliances Sebesar 25%. Please share...!