XL Axiata Sukses Meluncurkan Program Sukuk Tahap Kedua

190
Chief Financial Officer XL Axiata, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- XL Axiata mengumumkan penawaran umum Sukuk Ijarah Tahap II senilai Rp2,18 triliun setelah proses book building yang memberikan sinyal positif. Penawaran ini merupakan bagian dari Program Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk senilai Rp 5 triliun yang telah dicanangkan sebelumnya. Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut merupakan Program Sukuk Ijarah terbesar yang pernah diluncurkan suatu perusahaan.

Chief Financial Officer XL Axiata, Mohamed Adlan menyatakan, kami bangga atas keberhasilan XL Axiata dalam meluncurkan Sukuk Tahap II ini sesuai rencana dengan memanfaatkan kondisi suku bunga yang rendah saat ini.

“Permintaan terhadap Sukuk perusahaan kami tetap tinggi mengingat peringkat kredit yang diberikan oleh Fitch, yaitu AAA, serta pandangan positif investor terhadap Bisnis XL Axiata kedepan. Selain itu, kami memiliki fleksibilitas untuk memanfaatkan saldo yang tersedia dalam Program Penawaran Umum Berkelanjutan Perseroan sebelum jatuh tempo pada November 2017, bergantung pada kondisi pasar,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/4/2017).

Ditengah proses evaluasi oleh OJK, struktur Sukuk tersebut disusun dengan mengacu kepada Prinsip Syariah, yaitu Ijarah, yang telah berhasil diadopsi dan telah teruji di negara-negara lain, terutama di Timur Tengah dan Malaysia. Dokumen transaksi Sukuk ini juga disusun dengan mengacu kepada standar sukuk ijarah internasional. Penawaran oleh XL Axiata ini, memberikan dukungan kepada inisiatif pemerintah dalam mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah di Indonesia, mengingat Indonesia juga merupakan salah satu penerbit Sukuk Pemerintah terbesar di dunia.

Dana dari penawaran umum tersebut terutama akan digunakan untuk pembiayaan kembali dan memperpanjang pinjaman XL Axiata yang berdenominasi Rupiah. Hal ini akan semakin memperkuat portofolio utang XL Axiata yang akan berdampak pada rasio utang bersih Perseroan terhadap EBITDA tetap terjaga di tingkat yang sehat, yaitu di bawah 2x. Neraca yang kuat merupakan landasan bagi aspirasi XL Axiata untuk menjadi pemimpin dalam ruang digital.

Program Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk XL Axiata senilai Rp5 triliun dibentuk pada tahun 2015 sebagai bagian dari Inisiatif Pengelolaan Neraca Perseroan. Melalui penerbitan Sukuk Ijarah Tahap II ini, XL Axiata akan menggalang dana senilai lebih dari Rp3,5 triliun. Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam Penawaran Umum Sukuk Ijarah Tahap II ini adalah PT CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Maybank Kim Eng Securities. (dri)

BAGIKAN