Tingkatkan Manajemen Operasional, Universitas Kristen Maranatha Beralih Ke SAP

244

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Kristen Maranatha, hari ini dengan bangga mengumumkan kolaborasinya bersama SAP Indonesia dan PT Sigma Metrasys Solution untuk mengimplementasikan SAP R/3. Software tersebut diharapkan akan meningkatkan kinerja SDM, administrasi bisnis, sekaligus sekaligus mengurangi pengeluaran dan menghemat waktu.

Semenjak didirikannya pada tahun 1965 silam, Universitas Kristen Maranatha (Maranatha Christian University) telah berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi swasta yang paling sukses di Indonesia. Lokasinya yang strategis di Bandung, Jawa Barat, membuat Universitas Kristen Maranatha menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler. Universitas Kristen Maranatha kini telah mendirikan 9 fakultas, yakni fakultas Kedokteran, Teknik, Psikologi, Sastra, Ekonomi, Teknologi Informasi, Seni Rupa, Desain, Hukum dan Kedokteran Gigi. Ada 26 program yang ditawarkan, mencakup program diploma, sarjana, profesional dan master (S2) dengan lebih dari 450 anggota fakultas, 450 staf dan sekitar 10.000 siswa.

Dengan implementasi 3 modul SAP R/3, yaitu SAP Human Capital Management, SAP Material Management dan SAP Financial and Controlling, Universitas Kristen Maranatha berkeinginan meningkatkan fungsi SDM dan mempercepat pengadaan barang seiring terus memfasilitasi integrasi data tanpa batas dengan fungsi keuangan dan fungsi pengendalian untuk keperluan payroll. Setelah 8 bulan diimplementasikan, pihak universitas berharap dapat melihat peningkatan efisiensi operasional, akurasi data, kecepatan pembelian dan manajemen penggajian & dana. Solusinya ini diharapkan dapat menyingkirkan inkonsistensi data dan dokumen yang tidak perlu.

“Sebagai universitas swasta terkemuka di Indonesia, Universitas Kristen Maranatha selalu berkomitmen pada keunggulan dan efisiensi dalam melayani semua siswa kami. Namun, karena institusi terus berkembang dan prosesnya semakin kompleks, kami menyadari bahwa kehadiran bantuan teknologi yang kuat sangat penting. Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem integrasi yang mulus harus ada,” jelas Semuil Tjiharjadi, Pembantu Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Aset, dan Pengembangan Kelembagaan dan Pemilik Proyek Implementasi SAP di Universitas Kristen Maranatha.

“Setelah melakukan penelitian ekstensif mengenai mitra solusi perangkat lunak potensial, kami sepakat untuk memilih SAP R/3 dengan mempertimbangkan pengalaman dan reputasi SAP yang mendalam, dalam solusi perangkat lunak tingkat lanjut di seluruh industri di seluruh dunia. Diberdayakan oleh SAP Human Capital Management, SAP Material Management dan modul SAP Financial and Controlling, kami percaya bahwa SAP akan membantu mengeliminasi kesalahan dan mengurangi kompleksitas, mempersatukan proses dan tumbuh lebih efisien dalam setiap langkahnya,” tambah Semuil.

Implementasi SAP R/3 yang sedang berjalan di Universitas direncanakan secara internal sebagai tahap II dari proyek transformasi digital Universitas yang disebut “Proyek Benih Mustard: Sistem Maranatha Menuju Keunggulan di Dunia Pendidikan”. “Universitas telah menerapkan modul SAP Financial Accounting sejak tahap I proyek ini pada tahun 2012. Sekarang kita berada di tahap II dari Proyek Benih Mustard, memperluas modul SAP untuk meningkatkan integrasi antara sistem yang digunakan oleh Universitas,” jelas Saron Yefta, Direktur Pelayanan Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha.

“Dengan pengalaman berharga selama bertahun-tahun dalam proyek implementasi di banyak industri di Indonesia, PT Sigma Metrasys Solution dengan bangga membantu Universitas Kristen Maranatha dalam memulai perjalanan transformasi digitalnya. Kemampuan solusi SAP yang luar biasa akan membantu Universitas dalam menyederhanakan, mengintegrasikan dan memperkuat proses organisasi, dan dengan demikian pada akhirnya mencapai tujuannya untuk menjadi universitas swasta terbaik di negara ini. Kami berharap dapat bekerja sama dengan Universitas Kristen Maranatha dan SAP dalam proyek implementasi ini,” kata Ir. Refinaldi, Chief Executive Officer PT Sigma Metrasys Solution. (red/dri)