Solusi Total ICT Percepat Transformasi Digital Pelaku Industri

142
Arya Damar, Presiden Direktur Lintasarta (tengah)

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Era transformasi digital mendorong pelaku industri untuk meningkatkan daya saing, efisiensi, inovasi, serta kecepatan dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Bagi perusahaan yang melakukan transformasi digital dengan benar, akan mendapat keuntungan bisa membuka peluang jadi pemimpin pasar di industrinya di tengah sengitnya persaingan bisnis. “Transformasi digital menjadi sebuah keharusan bagi para pelaku industri nasional, agar tetap eksis di persaingan pasar yang semakin ketat,” ujar Arya Damar, Presiden Direktur Lintasarta.

Menurutnya, Lintasarta memposisikan diri menjadi ICT Total Solution Company bagi pelaku industri nasional disertai dengan kualitas layanan yang dapat diandalkan disertai berbagai sertifikasi serta tenaga ahli standar global.

Saat ini, di tengah maraknya inisiatif transformasi digital, akses kecepatan layanan data menjadi sebuah kendala. Isu latensi yang tinggi menjadi keluhan yang marak terjadi serta menghambat pengiriman data penting serta akses ke aplikasi perusahaan.

Era transformasi digital membutuhkan akses internet yang cepat dan stabil untuk mendukung kualitas layanan digital. Melalui pengalaman sejak tahun 1988 atau lebih dari 29 tahun memberikan layanan komunikasi data, kualitas akses internet menjadi fokus utama Lintasarta yang diberikan kepada pelanggan.

Hingga kini, lanjut Arya, Lintasarta didukung oleh tenaga ahli tersertifikasi yang mengoperasikan layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dengan media akses satelit di lebih dari 13.000 titik di seluruh Indonesia. Hal ini menjadikan Lintasarta perusahaan dengan titik layanan VSAT terbanyak di Indonesia. “Kami juga melakukan beberapa langkah strategis di antaranya dengan memperluas coverage jaringan fiber optic (FO) ke lebih dari 100 kota di seluruh Indonesia, untuk menjangkau pelaku bisnis di berbagai daerah dengan kualitas layanan internet yang cepat dan dapat diandalkan,” Arya mengungkapkan.

Untuk memastikan kualitas layanan serta after sales service yang baik, Lintasarta telah membangun dua fasilitas Data Center Tier III yang telah tersertifikasi Tier Certification for Constructed Facilities (TCCF) dari Uptime Institute. Infrastruktur Data Center dengan standar kualitas terbaik ini akan menjamin tingkat kehandalan layanan yang akan diterima oleh pelanggan.

Menurut Arya, dari rangkaian fasilitas infrastruktur yang kuat, peran layanan Cloud Computing kemudian menjadi sangat penting dan menjadi pondasi dalam transformasi digital yang dilakukan pelaku industri. Lintasarta memiliki solusi total untuk layanan Cloud mulai dari storage, back up data, kemudian solusi platform, dan solusi aplikasi atau biasa disebut Software as a Service (SaaS).

Untuk layanan SaaS, Lintasarta memiliki beberapa solusi diantaranya managed mail, media analytics, dan Managed Business Application Services (MBAS). Solusi-solusi ini akan memudahkan keseluruhan proses bisnis sebuah perusahaan dari berbagai sektor industri serta menciptakan efisiensi yang jauh lebih tinggi lagi.

“Pada akhirnya, Lintasarta akan memberikan kualitas layanan yang dapat diandalkan dengan saat ini telah melayani perusahaan-perusahaan dari berbagai industri. Pelanggan kami merupakan para pemimpin pasar di industrinya masing- masing yang tentunya memiliki standar kualitas layanan serta keamanan yang tinggi,” jelasnya.

Dijelaskan Arya, sejak 1988, Lintasarta merupakan penyedia Komunikasi Data, Internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri. Saat ini Lintasarta telah melayani lebih dari 2.400 pelanggan korporasi dengan lebih 35.000 jaringan yang meliputi layanan komunikasi data fiber optik, jaringan satelit, managed security & collaboration, data center dan DRC, cloud computing, Managed Services, e-health, TPA dan solusi total komunikasi data.

Lintasarta memberikan mulai dari layanan pra-jual melalui business consultant, network engineer untuk assessment dan desain solusi pelanggan hingga layanan purna jual yang memadai seperti Customer Assistant Representative (CAR). Layanan ini didukung oleh lebih dari 1.000 staf di antaranya memiliki sertifikasi Internasional yang tersebar di lebih dari 44 kota di Indonesia.

Lintasarta pun memberikan jaminan ketersediaan koneksi jaringan (SLA) sebesar 99%, 99,9% dan 99,99% sesuai kebutuhan para pelanggannya, dengan dukungan multimedia akses yaitu Fiber Optik, Broadband Wireless Access dan Satelit, serta multi backbone yang fully back up dan terkontrol melalui Network Monitoring System.

Infrastruktur Lintasarta berbasis platform jaringan Next Generation Network (NGN). Untuk jaminan mutu layanan Lintasarta telah memperoleh sertifikasi IS0 9001:2008, ISO 27001:2013, ISO 2000-1:2011, ISO 14001:2008, OHSAS 18001:2007, PCI DSS, CMSP (Cisco Managed Service Partner), dan SMK3 PP 50/2012.

Perkembangan bisnis Lintasarta juga berhasil melahirkan dua anak perusahaan yaitu PT Artajasa Pembayaran Elektronis “ATM Bersama” dan PT Lintas Media Danawa. (sd)

BAGIKAN