SAP Berdampak Besar pada UKM di Seluruh Dunia

720

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Usaha kecil dan menengah (UKM) yang telah memberlakukan teknologi digital menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dari perusahaan yang belum memberlakukannya. Temuan ini ditunjukkan dalam sebuah studi yang baru dirilis beberapa lama ini oleh SAP SE (NYSE: SAP) di mana dilakukan analisis terhadap data dari 3.210 responden di 11 negara yang bekerja di sebuah perusahaan dengan jumlah karyawan antara 10 dan 999 orang.

Studi yang dilakukan oleh perusahaan riset teknologi informasi, IDC, menunjukkan bahwa UKM di seluruh dunia memahami dan mendapatkan manfaat dari nilai perangkat lunak untuk proses analisis serta yang diperuntukkan bagi manajemen hubungan kerjasama dan hubungan pelanggan kolaboratif dan pelanggan hubungan manajemen untuk membantu mereka berjalan lebih efektif dan mampu bersaing dengan perusahaan besar.

Temuan yang paling signifikan dari studi tersebut terkait tingkat implementasi dan manfaat yang didapatkan oleh para UKM tersebut yang menjalankan teknologi digital meliputi:
1. Lebih dari 39 persen dari UKM di semua daerah setuju bahwa “partisipasi aktif dalam ekonomi digital akan tumbuh penting untuk kelangsungan hidup perusahaan kami dalam tiga sampai lima tahun ke depan.”

2. UKM yang meraih pertumbuhan pertambahan sebesar 10 persen atau lebih tahun lalu mengatakan mereka “berjalan dengan baik dalam menerapkan teknologi untuk menghubungkan orang, perangkat dan bisnis.” Ini mewakili lebih dari sepertiga dari semua UKM, dan lebih dari 45 persen dari UKM dengan jumlah antara 500 dan 999 karyawan dalam survei.

3. Setidaknya 50,6 persen UKM di seluruh wilayah yang disurvei menggunakan solusi perangkat lunak dalam menghadapi transformasi digital yang melanda, membuat solusi ini menjadi teknologi yang paling populer saat ini di kalangan UKM. Perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan dan analisis bisnis adalah teknologi yang kedua terbanyak digunakan oleh UKM, dengan setidaknya 38 persen dan 37 persen dari UKM di setiap daerah menggunakan teknologi mereka masing-masing.

Antara 52,5 persen dan 60,2 persen dari UKM yang disurvei mengklaim bahwa “solusi teknologi baru telah memungkinkan kami untuk memulai atau melanjutkan merevisi alur kerja dan proses kami untuk merampingkan operasi dan meningkatkan produktivitas.”

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa UKM sadar akan risiko dan tantangan yang berkaitan dengan transformasi digital yang tengah berlangsung. Kekhawatiran ini umumnya terjadi di kalangan UKM di Amerika Utara, Asia Pasifik dan EMEA. Hampir seperempat (24,7 persen) dari UKM di Amerika Utara, misalnya, mengatakan mereka telah “berusaha sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali” dalam mengantisipasi transformasi sedikit. Temuan penting lainnya dari laporan tersebut mengenai beragam risiko dan tantangan transformasi digital antara lain:

1.Sekitar sepertiga (antara 30,4 persen dan 36,6 persen) dari UKM yang disurvei setuju bahwa “hubungan pribadi antara karyawan perusahaan belum diperkuat oleh adopsi teknologi kami,” dengan UKM yang lebih besar memberikan persetujuan lebih.

2. Antara 35 persen dan 45 persen dari UKM yang disurvei merasa “khawatir bahwa kami akan terlalu mengandalkan data untuk membuat keputusan bisnis yang efektif.” Kekhawatiran ini lebih umum di kalangan UKM yang lebih besar.

“Pesan penting dari laporan ini adalah bahwa transformasi digital memiliki dampak besar pada usaha kecil di seluruh dunia,” kata Rodolpho Cardenuto, president, Global Channels & General Business, SAP.

“Portofolio kami, seperti: aplikasi SAP Business One, solusi SAP Business ByDesign, solusi SAP Anywhere, dan SAP S/4HANA yang semuanya merupakan solusi kelas dunia yang dirancang dan diuji oleh para ahli terkemuka, adalah fondasi digital yang teramat penting bagi UKM untuk berkembang di transformasi digital hari ini. Hal ini terbukti bahwa perusahaan yang menggunakan teknologi ini berjalan lebih simpel dan tumbuh lebih cepat. Selain itu, juga jelas bahwa koneksi pribadi dan naluri bisnis terus memainkan peran penting dalam membuat keputusan yang tepat. (Karenanya) UKM harus berpikir untuk dapat mengarahkan perjalanan transformasi digital yang memungkinkan mereka untuk menggabungkan yang terbaik dan mencapai impian masa depan mereka,” tutupnya. (dri)