Perluas Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim Gelar Press Gathering

225
(Tengah) Abdul Cholik, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur

PASURUAN (IndonesiaTerkini.com)- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim) gelar press gathering dengan media untuk membangun rasa kebersamaan dalam memberikan informasi kepada masyarakat di Jatim tentang arti pentingnya program BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Tanjung Plaza Hotel Tretes, Pasuruan, selama 2 hari ini diikuti 17 wartawan yang aktif mengekspose kegiatan BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Timur, dan Ketua LSM BPJS Watch, Arief Supriyono. Di samping itu, dihadiri seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim, dan para Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Raya, Sidoarjo, dan Mojokerto.

“Wartawan merupakan partner dalam rangka percepatan perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja,” ujar Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Abdul Cholik.

Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Abdul Cholik (depan nomor 2 dari kiri) bersama jajaran dan Kacab serta para wartawan di acara press gathering di Pasuruan
Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim, Abdul Cholik (depan nomor 2 dari kiri) bersama jajaran dan Kacab serta para wartawan di acara press gathering di Pasuruan

Berdasarkan data, lanjut Cholik, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim, sampai akhir Agustus 2017 membukukan kepesertaan sebanyak 50.028 perusahaan aktif, 1.054.000 tenaga kerja aktif penerima upah, dan 103.000 pekerja sektor bukan penerima upah, serta 876.000 pekerja sektor jasa konstruksi. Sedangkan untuk penambahan tenaga kerja penerima upah sebanyak 337.000, sektor bukan penerima upah 153.000, dan sektor jasa konstruksi 892.000.

Untuk penyelenggaraan jaminan sosial bagi TKI yang mau berangkat ke luar negeri, yang baru dimulai pada awal Agustus 2017, sampai akhir September 2017 BPJS Ketenagakerjaan Jatim sudah mendapat 83 perusahaan dengan jumlah 17.858 TKI.

Sedangkan untuk pembayaran klaim, sampai Agustus 2017 BPJS Jatim telah membayar Jaminan Hari Tua (JHT) 148.634 kasus sebesar Rp1.47 triliun, Jaminan Kematian (JKM) 2.300 kasus sejumlah Rp64 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) 16.966 kasus sebanyak Rp105 miliar, dan Jaminan Pensiun (JP) 7.996 kasus sencilai Rp7,1 miliar.

Perusahaan pendukung Return To Work (RTW) se Jawa Timur sampai September 2017 ada 5.814 perusahaan, dan data pendampingan RTW 65 peserta, dimana 48 telah kembali bekerja, 17 dalam perawatan. Selain itu untuk Rumah Sakit Trauma Centet (RSTC) ada sebanyak 917 RS, dan BLK Kerjasama 11 tempat.

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menggandeng perusahaan peserta untuk kerja sama Co-Marketing, yakni sebanyak 256 perusahaan Hotel, Restoran, Rumah Sakit, Showroom, Service Kendaraan, Klinik Kecantikain, Taman Rekreasi, Butik dan lain-lain, yang siap memberikan potongan harga buat peserta.

Menurutnya, manfaat Layanan Tambahan berupa Fasilitas Pembiayaan Perumahan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan peserta juga telah diberikan pada 365 tenaga kerja, yang meliputi Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) pada 19 pekerja, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada 334 pekerja, dan Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) pada 12 pekerja. “Dan yang terakhir, untuk Desa Sadar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Jatim hingga saat ini ada 25 desa dengan akuisisi 16.512 pekerja,” tutupnya. (dri)