Patung Soeharto dan Cerita Mistis

690

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Cerita-cerita mistis tak pernah lepas dari mantan Presiden RI Soeharto. Pria yang wafat pada 27 Januari  itu bahkan disebut-sebut memiliki ilmu kebatinan.

Selain menjalankan salat, Soeharto rajin meditasi. Ritual itu juga dilakukannya saat meminta petunjuk Tuhan atau ulang tahun. Ketika akan menentukan menteri, dia juga meminta petunjuk melalui wangsit.

Cerita mistis tentang Soeharto juga datang dari para seniman pembuat patung 6 Presiden RI. Seniman yang pernah membuat relief Monumen Panglima Besar Soedirman terpanjang se-Indonesia di Pacitan, Yusman, mengaku patung Soeharto adalah yang paling sulit dibuat.

Hal ini dirasakan pematung dari Yogyakarta tersebut ketika membuat patung 6 presiden yang diresmikan di Istana Negara Bogor pada akhir Agustus 2014.

“Saya sudah pernah bikin patung Pak Harto tahun 1992. Jadi yang paling dikenal masyarakat dia kan 32 tahun dikenal masyarakat. Kalau sampai nanti orang bilang kok Pak Harto tidak mirip itu tantangan bagi kita,” ujar Yusman di Yogyakarta.

Untuk menyelesaikan 6 patung presiden, dia ditemani 3 seniman lainnya asal Yogyakarta. Empat seniman ini mempunyai keahlian masing-masing dan bertugas untuk mengontrol pembuatan patung.

“Senimannya ada 4 orang. Saya, Purjito, Teguh, dan Basuki. Kita ada pembantu seniman. Kontrol terakhir itu penting. Dana, kita tidak lihat, soalnya ini tugas negara. Ada suatu kebanggaan dan kehormatan membuat patung ini,” ujar Yusman.

Berbeda dengan pengalaman Yusman, Purjito mendapat pengalaman di luar nalar pada 2010. Saat itu, dia mendapat order untuk membuat patung Presiden Soeharto.

Rencananya setelah selesai, patung tersebut akan diperlihatkan ke keluarga Soeharto untuk mengecek tingkat kemiripannya dengan Bapak Pembangunan tersebut.

Namun pada malam harinya, dia yang tidur di studio patung bermimpi didatangi Pak Harto. Di mimpinya, Soeharto mengenakan pakaian serba putih.

“Finishing warna malamnya, saya ngimpi-nya didatangi beliau. Waktu itu di studio masih ada patung berupa tanah liat. Dia (Soeharto) datang pakai baju putih, celana putih senyum-senyum gitu,” ujar Purjito.

Pria yang akrab disapa Pur itu mengungkapkan dalam mimpinya hadir juga sosok bosnya.

Melalui mimpi itu, Soeharto mengatakan masih ada 6 titik kesalahan dalam pembuatan patung itu. Lalu, Yusman memintanya mengukur badan Pak Harto.

“Pak Yusman ini bilang, ‘Pur ini sambil belajar aja’. Nah Pak Harto bilang ke saya, ini masih ada 6 titik kelemahan. Pak Yusman di samping saja. Pak Harto langsung terlentang, kepalanya di utara. Langsung berubah jadi tanah liat. Tadinya manusia jadi tanah liat,” ujar Pur.

Setelah melihat Soeharto berubah jadi tanah liat, dia langsung mengukur tubuh mantan presiden itu. Dari pengukuran tersebut, akhirnya ketemu 6 titik kekurangan yang dikatakan Soeharto. (sd)

BAGIKAN