Menguatkan Pendidikan Karakter dan Membudayakan Literasi, LPMP Jatim Gelar Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 Kabupaten/Kota Jenjang SMA Provinsi Jatim 2017

1309
(Kiri) Drs. Bambang Agus Susetyo,MM.,M.Pd., Kepala LPMP Jatim saat membuka acara Bimbingan Teknis Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 Kabupaten/Kota Jenjang SMA Provinsi Jatim 2017, di Graha Utama LPMP Jatim, Rabu (29/3/2017)

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 Kabupaten/Kota Jenjang SMA  Provinsi Jatim 2017 di Graha Utama LPMP Jalan Ketintang Wiyata Surabaya, Rabu (29/3/2017) hingga Sabtu (1/4/2017). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dinamika perkembangan Kurikulum 2013, menguatkan pendidikan karakter, dan penerapan literasi dalam pembelajaran.

Kepala LPMP Jatim, Drs. Bambang Agus Susetyo, MM., M.Pd., mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2013 yang menetapkan pentahapan implementasi Kurikulum 2013 sampai dengan Tahun 2018/2019.

“Tahapan implementasi yang sudah direncanakan pada tahun pelajaran 2016/2017, jumlah SMA sasaran yang melaksanakan Kurikulum 2013 sebanyak 3.212 SMA (25%) sedangkan pada tahun 2017/2018 SMA sasaran akan diperbanyak menjadi 60% dan diperluas ke seluruh Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, lanjut Bambang, pada tahun ajaran 2017 diberikan pembinaan dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pendampingan Kurikulum 2013. Adapun tahapan kegiatan dimulai dengan kegiatan penyegaran Kurikulum 2013 untuk Instruktur Nasional dan Instruktur Provinsi yang dilaksanakan oleh Direktorat Pembinaan SMA sedangkan Instruktur Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh LPMP.

Ada 6 tujuan Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Jatim ini dilaksanakan. Pertama, meningkatkan pemahaman dinamika perkembangan kebijakan kurikulum  2013, penguatan pendidikan karekter dan penerapan literasi dalam pembelajaran. Kedua, meningkatkan kemampuan penguasaan perangkat dan substansi bimtek Kurikulum 2013.

Ketiga, meningkatkan kemampuan teknis dan dan kemampuan menyajikan materi dan perangkat bimtek dan pendampingan Kurikulum 2013. Keempat, meningkatkan kemampuan menyajikan perangkat pembelajaran dan penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kelima, menyiapkan suplemen materi bimtek Kurikulum 2013 per mata pelajaran.

Dan keenam, menghasilkan instruktur Kurikulum 2013 yang siap ditugaskan pada kegiatan Bimtek dan Pendampingan Kurikulum 2013 selanjutnya.

“Kegiatan ini dilaksanakan beberapa angkatan. Angkatan pertama pada 29 Maret-1 April 2017. Angkatan kedua, 2 April-5April 2017, dan angkatan ketiga pada 6 April-9 April 2017. Yang mana pengarah berasal dari pejabat struktural LPMP Jatim, Instruktur Provinsi berasal dari IP, IN dan IK yang sudah dilatih oleh Direktorat Pembinaan SMA sedangkan Panitia dari unsur LPMP Jatim,” paparnya.

Adapun peserta Bimtek Penyegaran Instruktur Kurikulum 2013 Kabupaten/Kota Provinsi Jatim adalah IK Kabupaten/Kota yang telah dilatih tahun 2016 sebanyak 684 orang dari 19 mata pelajaran. Jumlah peserta dari masing-masing angkatan. Angkatan pertama sebanyak 236 orang, angkatan kedua, 228 orang dan angkatan ketiga, 220 orang. (dri)