Memberikan Pengaruh Sosial yang Positif dalam Bidang Ekonomi Digital, ASEAN Foundation dan SAP Terus Memperpanjang Kemitraan Strategis

258
(Ki-Ka) Vongthep Arthakaivalvatee (DSG of ASEAN for Socio-Cultural Community), Claus Andresen (President & Managing Director SAP SEA), Elaine Tan (Executive Director The ASEAN Foundation), and Eugene Ho (SAP Head of Corporate Affair for ASEAN)

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- ASEAN Foundation dan SAP SE (NYSE: SAP) hari ini mengumumkan kabar baik mengenai kemitraan strategis kedua pihak yang berlanjut ke tahun 2018. Hal Ini tak lepas dari kesuksesan kolaborasis di tahun pertama untuk membawa dampak sosial di ASEAN. Di bawah Memorandum of Understanding (MoU) antara ASEAN Foundation dan SAP, kedua organisasi tersebut akan bersama-sama menciptakan inisiatif di bawah dua pilar strategis tahun depan, yaitu Pendidikan dan Kewirausahaan.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperlengkapi para pemuda ASEAN dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengatasi masalah masyarakat dan berkembang dalam ekonomi digital; membangun kapasitas perusahaan sosial inovatif yang menempatkan kaum muda di jalan menuju karir yang sukses di masa depan serta menciptakan tenaga kerja dalam bidang IT dengan pelatihan dan program pengembangan keterampilan.

Tahun perdana kemitraan ini menghasilkan hasil positif, diantaranya:

Pendidikan

  • Kompetisi ASEAN Data Science Explorer mengumpulkan 804 peserta dari 112 institusi di 10 negara anggota ASEAN. Menjelang kompetisi, para siswa dilatih dalam perangkat lunak SAP Analytics Cloud melalui serangkaian seminar web dan seminar dalam negeri, dengan lebih dari 600 siswa mengakses platform.
  • Kompetisi tersebut mengumpulkan wawasan dan gagasan berbasis data untuk isu sosial yang paling mendesak di wilayah ini. Beberapa sorotan termasuk pengajuan oleh Tim “Omotesando” dari Indonesia yang bertujuan untuk mempercepat penyertaan keuangan sebagai solusi untuk pemberantasan kemiskinan melalui perbankan tanpa cabang, dan penyerahan Tim “Tonkar Data” dari Laos yang mengusulkan penerapan pertanian cerdas dan vertikal di ASEAN untuk meningkatkan produktivitas di bidang pertanian.

Kesukarelawanan

  • Tantangan Inovasi Kesukarelawanan Kaum Muda (YVIC), dengan tema “Dampak ASEAN”, mendukung relawan muda di seluruh wilayah ASEAN dalam perjalanan mereka untuk mengkatalisis inovasi yang dipimpin pemuda untuk dampak sosial dan pembangunan berkelanjutan dengan memberikan akses kepada mentor dan modal yang mereka butuhkan untuk memulai atau meningkatkan proyek mereka.
  • 29 inovator sukarelawan muda dari sepuluh tim di seluruh ASEAN berpartisipasi dalam YVIC 2017 sebagai bagian dari usaha kolaborasi oleh United Nations Volunteers (UNV), United Nations Development Programme (UNDP), Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization / ILO), ASEAN Foundation, Sekretariat ASEAN, SAP dan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Jerman.

Kewiraswastaan

  • Di bawah kemitraan tersebut, SAP mendukung 9 dari 50 perusahaan sosial ASEAN Terbaik melalui dua program yaitu SAP Social Sabbatical dan NUS Crossing the Chasm Challenge. Karyawan SAP memberikan bimbingan dan konsultasi untuk membantu perusahaan berjalan lebih baik.

“Melalui kemitraan sinergis ini, kami dapat memanfaatkan sumber daya dari kedua organisasi tersebut untuk menginspirasi para pemuda ASEAN untuk berpartisipasi aktif dalam upaya mendorong masa depan ASEAN yang berkelanjutan. Dengan digitasi menjadi kekuatan penting dalam ekonomi ASEAN saat ini, baik sektor publik maupun swasta perlu bekerja sama untuk memberikan keterampilan digital kepada kaum muda. SAP telah menjadi mitra yang kuat dalam upaya konsisten untuk memindahkan jarum dalam hal ini; kami senang dapat melanjutkan kerja sama kami dengan SAP untuk mempersiapkan angkatan kerja ASEAN untuk masa depan,” kata Elaine Tan, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation.

MoU tersebut pertama kali ditandatangani pada tanggal 9 Mei 2017 di markas ASEAN Foundation di Jakarta, Indonesia. Sejak saat itu, ASEAN Foundation dan SAP telah melaksanakan semua program di bawah tiga pilar.

“2017 telah menjadi tahun istimewa bagi masyarakat ASEAN, dengan ASEAN memasuki usia ke-50 dan ASEAN Foundation merayakan ulang tahun ke 20. Masyarakat telah menempuh perjalanan panjang dan melalui kemitraan ini, SAP dengan bangga telah menjadi bagian dari perjalanan ini untuk membantu ASEAN menulis bab berikutnya menuju masa depan yang lebih berkelanjutan, “kata Claus Andresen, Presiden dan Managing Director SAP Asia Tenggara. “Membantu dunia berjalan lebih baik dan memperbaiki kehidupan masyarakat adalah inti dari semua hal yang kita lakukan di SAP dan kami senang dengan hasil kemitraan di tahun pertama. Saya yakin bahwa pembaharuan kemitraan ini akan membantu menumbuhkan program CSR kami yang ambisius untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar lagi di seluruh ASEAN,” tutupnya. (red/dri)

BAGIKAN