LPTB Susan Budihardjo, Hadirkan Koleksi ACAKSARUNG Menyambut Ramadhan dan Idul Fitri

642

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)- Banyak hal menjadi aspek penting Lembaga Pengajaran Tata Buasana (LPTB) Susan Budihardjo untuk dapat mempertahankan eksistensinya selama 36 tahun di dunia pendidikan mode Indonesia. Selain kurikulum, sekolah ini menampung aspirasi para murid dan pendidik untuk melakukan inovasi baru di dalam badan sekolah.

Sebagai contoh, sekolah meluncurkan label yang mewadahi karya para alumni untuk dijualkan ke gerai-gerai pertokoan. Dari sini desainer muda dapat belajar langsung dari pengalaman di lapangan.

Di sisi lain sekolah ini menjadi satu-satunya sekilah mode yang mengeluarkan label.

Dua tahun belakangan, LPTB Susan Budihardjo melakukan langkah baru dengan mendirikan toko bernama ACAKACAK by LPTB Susan Budihardjo, yang berlokasi di Bali dan juga dijual secara online. ACAKACAK, menjadi wadah untuk menjualkan karya para alumni yang sudah memiliki label.

Keunikan toko ini, tiap potong busana meski berasal dari desainer yang berbeda dapat dipadu padankan dan disesuaikan dengan selera personal pembelinya.

Kali ini, sinergi keduanya menghasilkan lini busana muslim yang diciptakan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan merayakan Idul Fitri. Sederetan koleksi apik bertajuk ACAKSARUNG di tampilkan di Hotel Ciputra World Surabaya, Kamis (16/6/2016).

“LPTB Susan Budihardjo tengah mencanangkan untuk menggunakan wastra Indonesia dalam berkarya. Bahkan kami mempunyai program di kelas, mengenalkan kain-kain Nusantara. Untuk karya terbaru kali ini kami menggunakan SARUNG sebagai bahan utama,” ujar Pimpinan Sekolah, Susan Budihardjo.

Di sisi lain, DNA produk ACAKACAK bergaya kasual, rileks, resor, ringan, dan mengajak orang berkreasi bebas dalam padupadan busana.

Kolaborasi keduanya menghasilkan ragam baru dalam berbusana muslim yang kaya padu padan, kasual, dan khas bergaya muda.

Sebuah motif abstrak geometris yang disablonkan di atas kain tradisional yang klasik itu dan memberi tampilan baru dan kontemporer. Komposisi pola potongan yang kaya membentuk corak baru dan menjadikan koleksi tampak mutakhir.

Untuk mengayakan dan memperkuat karakter sarung, bahan lurik, organdi, katun, stretch diimbuhkan pada busana.

Duabelas desainer ACAKACAK yang mempresentasikan koleksi Anindito Wicaksono, Aurelia Dalimunthe, Cindy Kwan, Dewi Saputri, Dian Ratna Purba, Fattahdilla Mezzaya, Ferin Felicia Limanto, Joselin Wijaya, Rachel Sherlynda, Sisi Brigitta, Andreas Wen, dan Astri Prinita. (dri)