Kabupaten Banyuwangi Gandeng Go-Jek untuk Pelayanan Kesehatan

70

BANYUWANGI (IndonesiaTerkini.com)- Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Go-Jek. MoU ini merupakan kerja sama di bidang pelayanan publik yaitu, untuk pengantaran obat kepada warga kelas menengah bawah yang membutuhkan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan, program ini merupakan langkah strategis Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan publik. “Di era digital seperti sekarang ini, kita harus mampu untuk mengikuti perkembangan inovasi. Pelayanan publik pun harus bisa memanfaatkan teknologi demi kesejahteraan masyarakat. Kerja sama dengan Go-JeK ini kami harapkan bisa mempercepat proses pelayaan publik di Banyuwangi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerjasama pengantaran obat ini akan menjadi program uji coba untuk bisa menyentuh layanan lainnya. Pengantaran obat menggunakan Go-Send ini akan mendukung program Kabupaten Banyuwangi terdahulu yaitu Gancang Aron yang juga bergerak di pengantaran obat. Dengan penambahan armada dari Go-Jek, ia berharap pengiriman obat akan lebih cepat.

Ke depan, ia juga merencanakan agar kerja sama dengan Go-JeK bisa membantu pengembangan pelayanan publik lainnya seperti UMKM dan Pariwisata. “Dengan demikian, kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat teknologi secara langsung. Kami akan terus membuka potensi-potensi kerja sama yang lain,” ujarnya.

Dimas Malikulkusno Utomo, Senior Vice President Public Policy and Government Relations Go-Jek mengatakan bahwa kerja sama pelayanan publik ini  sejalan dengan tiga nilai utama GO-JEK: Speed (Kecepatan); Innovation (Inovasi); dan Social Impact (Dampak Sosial).  Dengan adanya kerja sama pengantaran obat ini, pasien rawat jalan tidak perlu lagi menunggu di apotek. Mereka dapat pulang ke rumah setelah menyetorkan resep, kemudian obat akan diantarkan oleh mitra pengemudi Go-Jek.

“Dengan cara seperti ini, kita bersama bisa melihat bagaimana inovasi bisa membantu pelayanan yang lebih cepat dan memberikan dampak sosial yang nyata,” ujarnya di sela-sela acara  penandatangan nota kerja sama tersebut.

Nantinya, para mitra juga akan mendapatkan pembekalan pelatihan cara pengantaran obat yang tepat untuk memastikan layanan yang baik, bekerja dengan para pakar dari Dinas Kesehatan Banyuwangi dan RSUD setempat. (by)

BAGIKAN