IDPRO Gelar Konferensi Data Center Pertama di Indonesia

658
Ronald Setiawan, Chief Operating Officer, CBN, tampak bersalaman dengan Ketua Umum IDPRO, Kalamullah Ramli, selesai acara penandatanganan keanggotaan baru IDPRO. Selain CBN, telah bergabung juga Lintasarta yang diwakilkan oleh Syamsul Darmaji, DC Product Development Manager (tampak berdiri di sisi kiri gambar)

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Beberapa penyelenggara jasa data center di Indonesia, yang meliputi DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, XL, Telkomsigma, dan kelompok akademisi dari Pusat Penelitian Sains dan Teknologi Universitas Indonesia, sepakat untuk mendirikan dan meresmikan Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO – Indonesia Data Center Provider Organization) tanggal 22 Juni 2016 lalu. Tujuan pendiriannya adalah untuk mengkonsolidasikan dan memperkuat potensi industri data center di Indonesia demi kemajuan pertumbuhan teknologi informasi di seluruh negeri. Melalui IDPRO, para anggota yang tergabung dapat saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan bisnis data center di Indonesia, dan mempermudah koordinasi dalam bekerja, baik dengan pemerintah, investor, para profesional dan akademisi, serta sesama pengusaha data center.

“Acara Konferensi Data Center merupakan wujud nyata keseriusan kami dalam mendukung dan mengembangkan industri data center di Indonesia, sejalan dengan visi IDPRO, yaitu memenuhi potensi Indonesia sebagai pusat bisnis dan pengembangan data center terbesar di Asia Tenggara.”, jelas Kalamullah Ramli, dari PPST-UI, selaku Ketua IDPRO.

Selain menyelenggarakan Konferensi Data Center, IDPRO juga membantu proses sertifikasi fasilitas data center, serta menyediakan informasi yang aktual dan terpercaya mengenai kegiatan IDPRO dan industri data center di Indonesia melalui website resmi IDPRO yang dapat diakses di http://www.idpro.id

Konferensi Data Center

Konferensi Data Center akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2017 mendatang. Para anggota IDPRO, yaitu DCI, Elitery, GTN, Nexcenter, XL, Telkomsigma, dan anggota lainnya akan turut serta dalam ajang konferensi dan pameran ini.

Konferensi ini diadakan untuk memberikan informasi edukatif kepada masyarakat dan dunia industri di Indonesia mengenai pentingnya data center. Dalam acara ini, IDPRO juga akan memberikan penjelasan yang lebih mendalam kepada para pelaku bisnis dan industri di tanah air mengenai pentingnya pengembangan dan penerapan Standar Nasional Indonesia untuk bidang data center. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengertian yang baik dan benar tentang data center sehingga dapat mengembangkan kualitas layanan industri data center di Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Sertifikasi Fasilitas Data Center

Selain menggelar Konferensi Data Center pada 22 Februari 2017 mendatang, IDPRO juga tengah melaksanakan proses sertifikasi fasilitas data center. Sertifikasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para anggota IDPRO dalam mengembangkan kualitas industri data center di Indonesia. Perlu diketahui, standar layanan data center yang ideal mencakup beberapa hal. Yang pertama data center harus memiliki lokasi yang strategis, dukungan ketersediaan listrik yang terjamin dan berkelanjutan, suplai air yang terjaga, fasilitas untuk secara langsung menghubungkan data center ke lokasi para pelanggannya, fasilitas keamanan yang mumpuni, serta keamanan dari gangguan bencana alam.

Yang kedua, penyedia data center harus memenuhi standar teknologi data center terkini yang sudah menggunakan pendekatan teknologi cold containment, efisiensi pemanfaatan tenaga listrik, penggunaan water chiller hingga penyuplai listrik DRUPS (Dynamic Rotary Uninteruptable Power Supply) dan LED yang bebas dari bahan beracun. Hal ini bertujuan untuk menghemat penggunaan lstrik, dan menjaga keamanan pasokan daya listrik.

Ketiga, keamanan. Keamanan adalah hal yang harus diperhatikan dan dijamin oleh penyedia jasa data center bagi pelanggannya untuk memberikan rasa aman dan kepercayaan. Keamanan yang harus diperhatikan dimulai dari keamanan lingkungan sekitar data center, bangunan yang digunakan, dan juga keamanan dalam menjaga semua aset yang berada di dalam gedung. Selanjutnya, selain penjaminan keamanan secara fisik, penyedia jasa data center juga harus mampu menjaga keamanan non-fisik yang menyangkut teknologi yang digunakan untuk melindungi data-data pelanggan dari risiko peretasan, pencurian, serta infiltrasi virus yang berpotensi mengacaukan sistem operasi.

Hal terakhir yang menjadi standar ideal layanan data center adalah fasilitas transportasi, fasilitas kesehatan, dan fasilitas infrastruktur kelistrikan yang mumpuni layaknya suplai gas dan BBM.

Website Resmi IDPRO

Untuk mempermudah penyediaan informasi yang aktual seputar IDPRO dan industri data center di Indonesia bagi masyarakat, IDPRO mmeluncurkan website resmi mereka yang dapat di akses http://www.idpro.id Website IDPRO ini mulai resmi beroperasi pada tanggal 14 Desember 2016. Di dalam website tersebut, masyarakat dapat mempelajari profil IDPRO lebih lanjut, termasuk profil para pendiri dan anggotanya. Selain itu, masyarakat dan pembaca juga dapat memperoleh informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh IDPRO sebagai bentuk kontribusinya dalam mengembangkan industri data center di tanah air. Pengembangan fitur kedepannya akan disiapkan juga knowledge management system yang akan membantu praktisi data center dalam meng-update informasi terkait industri data center. (red/dri)