Fitur Baru SAP Jam Collaboration Mudahkan Berbagai Informasi di Dunia Kerja

531

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- SAP SE hari ini, Rabu (12/10/2016) mengumumkan kemampuan baru mereka untuk mengkonsolidasikan serangkaian sistem yang berbeda menjadi sebuah platform kolaborasi tunggal yang modern, berbasis cloud, dan dapat dibawa ke mana saja, memungkinkan para ahli di bidang teknologi informasi untuk lebih mudah menyediakan dan mempertahankan teknologi kolaborasi perusahaan.

SAP Jam Collaboration dapat membantu meningkatkan efisiensi bisnis dengan memberdayakan karyawan untuk terlibat dalam dialog dan kolaborasi pekerjaan tanpa keterlibatan yang tidak perlu dari tim IT.

“Unit-unit bisnis menuntut lebih dari IT dari sebelumnya,” kata Steve Hamrick, wakil presiden, Manajemen Produk, Collaboration Software, SAP. “Seringkali, berbagai lini bisnis memilih untuk menyimpang dari sistem dan solusi yang telah resmi disahkan, sehingga mengarah ke sistem informasi yang berbeda dan cenderung rentan. Dalam lingkungan semacam ini, merampingkan proses bisnis sangat penting untuk meningkatkan produktivitas karyawan dan menyeimbangkan kemampuan organisasi dengan kecepatan pasar. Hal ini pada akhirnya membantu IT memberikan infrastruktur kolaborasi yang lebih produktif dan aman. ”

Untuk memungkinkan IT untuk memperkuat pengalaman kolaborasi perusahaan dengan sumber daya dan dukungan yang lebih hemat, SAP Jam Collaboration dapat membantu meningkatkan kelincahan bisnis dan mempersingkat waktu untuk merespon kebutuhan pelanggan dengan membantu menyederhanakan proses dalam rangka melibatkan para pemangku kepentingan dan ahli di bidangnya untuk memecahkan berbagai permasalahan yang ada; menawarkan karyawan akses secara mandiri kepada kolaborasi dan informasi; dan menawarkan konten, orang, dan informasi yang tepat secara bersama-sama.

Rilis terbaru dari SAP Jam membantu tim IT dengan ragam kemampuan berikut ini:

  • Home page perusahaan: SAP Jam memungkinkan para administrator IT untuk membuat modifikasi home page bagi kelompok karyawan khusus, membantu tim IT memanfaatkan solusi tersebut sebagai suplemen atau pengganti intranet.
  • Home page wilayah administratif: IT juga dapat mendesain home page khusus bagi karyawan dan departemen tertentu.
  • Delegasi wilayah administratif: IT dapat melengkapi organisasi dan departemen khusus untuk mengelola kawasan kolaborasi mereka sendiri, menyediakan mereka dengan rekan-rekan kontekstual yang relevan dengan siapa mereka dapat berkolaborasi, sementara membebaskan IT dari kewajiban untuk menambahkan dan menghapus pengguna dan informasi secara manual.

SAP Jam bertujuan untuk memberikan solusi kolaborasi perusahaan yang berakar dalam menambahkan nilai bisnis seraya mengurangi kompleksitas. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa SAP Jam memproduksi ROI bisnis yang berarti, dengan pelanggan menikmati penurunan yang signifikan dalam waktu untuk mengakses informasi dan keahlian. Selain itu penelitian menunjukkan bahwa dalam waktu kurang lebih tiga tahun, perusahaan yang menerapkan SAP Jam dapat mengurangi biaya lisensi dari beberapa produk kolaborasi sebanyak 20 persen.

Memperluas pembagian informasi kepada pelanggan dan mitra bisnis secara lebih efektif, hal ini memungkinkan untuk hubungan yang lebih kuat dengan komunikasi yang lebih baik, yang pada akhirnya membantu mendorong interaksi para pelanggan yang lebih baik.

“SAP Jam meningkatkan kemampuan untuk mengatasi kebutuhan bisnis kami,” kata Sebastián Basabilbaso, manajer pelatihan dan pengembangan di Grupo Carsa. “Dengan mengintegrasikan dengan proses bisnis yang ada, memungkinkan kolaborasi di dalam konteks, pemimpin dan manajer memiliki akses yang lebih mudah untuk data dan lebih siap dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan staf.” (red/dri)