Daihatsu ASTEC Open 2017 Hadir di Kota Malang

361
(Ketiga Kanan) Alan Budi Kusuma bersama para pejabat Daihatsu dan PBSI usai prescon jelang Daihatsu ASTEC Open 2017 di Malang, Senin (24/7/2017)

MALANG (IndonesiaTerkini.com)- Daihatsu ASTEC Open 2017 hadir dan menyapa masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur. Daihatsu bekerjasama dengan Alan & Susi Technology (ASTEC) ini membantu Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk menjaring dan juga membina bibit unggul yang berbakat di berbagai kota di Indonesia.

Ketua Umum PBSI Kota Malang, Heri Mursid, mengatakan, turnamen di Malang diikuti 677 peserta yang terbagi 17 kelompok.

“Kami berharap di bawah binaan Daihatsu dan ASTEC pemain berbakat di turnament ini kelak menjadi pemain andalan Indonesia yang dapat mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Regional Head East Java PT Astra International DSO, Budhy Lau menambahkan, kegiatan ini tentunya untuk menjaring dan membina bibit berbakat di berbagai kota di Indonesia.

“Beberapa lokasi dipilih untuk kegiatan ini di antaranya adalah Malang. Karena, Kota Malang banyak bibit unggul untuk pemain badminton dan lokasinya pun cukup mendukung. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi kegiatan positif terhadap banyak pihak,” terang Budhy.

Hal senada juga diungkapkan, Pemilik Astec, Alan Budi Kusuma, kegiatan ini salah satu tujuan utamanya adalah untuk mencari bibit unggul daerah. Karena, menurut Alan, jangan sampai bibit yang ada di daerah semakin menurun. Untuk itu harus dimotivasi dan diadakan turnamen.

“Ini wujud keinginan kami. Kami berharap bisa membantu, memantau dan membina bibit-bibit unggul,” tandasnya.

Alan juga mengatakan, turnamen Daihatsu ASTEC Open 2017 kali ini diselenggarakan di GOR Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik lbrahim, Jl. Gajayana 50, Malang, Jawa Timur pada 25-29 Juli 2017 merupakan turnamen kali kelima setelah sebelumnya digelar di Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan, dan Makassar. Dari keempat turnamen yang telah dihelat sebelumnya, kejuaraan ini telah diikuti oleh 2.313 peserta.

“Berbeda dari turnamen tahun sebelumnya, kejuaraan kali ini mulai dari Pekanbaru, Bandar Lampung, Balikpapan, Makassar, Malang, Semarang, dan Jakarta, seluruhnya mendapatkan poin dari PBSl, sehingga memperbesar kemungkinan tiap pemain untuk dapat tampil dan berlaga di kejuaraan nasional,” tutupnya. (dri)

BAGIKAN