CCAI Investasi US$60 Juta untuk Pengembangan Bisnis di Indonesia Timur

600

PASURUAN (IndonesiaTerkini.com)- Memperingati 25 tahun beroperasi di Indonesia, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) membuka secara resmi fasilitas Packaging Service Division (PSD) di Pandaan, Jawa Timur, Kamis (9/3/2017). Selain fasilitas PSD kedua setelah Bekasi, di area seluas 6 hektar ini CCAI juga   membuka Pandaan Mega Distribution Centre (Mega DC)   keempat, setelah Medan, Bekasi, dan Semarang. PSD dan Pandaan Mega DC akan membantu CCAI untuk terus meningkatkan layanan bagi pasar yang terus tumbuh di Indonesia Timur, termasuk Jawa Timur.

Group Managing Director Coca-Cola Amatil Alison Watkins, dan President Director CCAI Kadir Gunduz, meresmikan fasilitas tersebut didampingi oleh President of ASEAN Business Unit The Coca-Cola Company (TCCC) Iain McLaughlin. Perwakilan dari pemerintah juga turut hadir dalam kesempatan ini, termasuk Menteri Perindustrian   Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

“Ini merupakan 25 tahun yang luar biasa sejak pertama kali kami masuk Indonesia,” ujar Group Managing Director Alison Watkins.

“Saat ini, CCAI merupakan penyumbang volume produksi terbesar kedua untuk grup kami. Terlepas dari beberapa tantangan yang kami hadapi, investasi kami merupakan indikator yang jelas bahwa kami berniat untuk terus tumbuh bersama Indonesia hingga bertahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Sejak 1992, CCAI telah berinvestasi lebih dari US$1,6 miliar secara keseluruhan. Saat ini,CCAI mengoperasikan 37 lini produksi di  8 pabrik dan mempekerjakan lebih dari 10.000 tenaga kerja untuk melayani lebih dari 700.000 konsumen di pasar tradisional dan modern diseluruh Indonesia. “Fasilitas yang kami resmikan hari ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami di Indonesia, khususnya di wilayah timur, termasuk Jawa Timur,” ujar President Director CCAI Kadir Gunduz.

“Kami mewujudkan optimisme dalam rencana yang konsisten dan berorientasi pada pertumbuhan perusahaan, dan siap untuk mendukung agenda pertumbuhan pemerintah, seperti yang telah kami lakukan selama 25 tahun terakhir ini,” tegasnya.

Jawa Timur saat ini memberikan kontribusi  sebesar 30 persen dari total volume  produksi nasional melalui Pabrik CCAI Pandaan yang menaungi enam lini produksi. PSD dan Pandaan Mega DC akan meningkatkan hasil produksi yang signifikan yaitu sebesar 130.000 preform/jam, serta kapasitas penyimpanan tambahan lebih dari 40,3 juta botol produk dan 7.100 paletpreform.

PSD dan Pandaan Mega DC juga menciptakan keterampilan proses produksi dari para karyawan CCAI setara dengan proses produksi kelas dunia. Selain komitmen CCAI yang kuat untuk berinvestasi melalui fasilitas dan teknologi, CCAI juga memiliki komitmen yang kuat dalam investasi pengembangan sumber daya manusia. Akademi pelatihan  pertama CCAI didirikan di Jawa Timur, dan keberhasilannya memungkinkan CCAI untuk memperluas bisnis diseluruh   Indonesia. Untuk saat ini, CCAI   menjalankan tujuh akademi pelatihan di enam functions, menyediakan hingga 35.000 training days setiap tahun.

Selama empat tahun terakhir, CCAI telah berinvestasi sebanyak US$350 juta secara keseluruhan. Dalam tiga tahun ke depan (2017-2019), CCAI akan melakukan investasi sejumlah US$288 juta, sambil terus mempertahankan standar tinggi dalam tata kelola perusahaan yang mendukung perannya sebagai anggota aktif dari masyarakat dan dalam menciptakan masa depan yang kuat melalui kemitraan strategis dengan masyarakat dan bisnisdi daerah di seluruh wilayah operasinya.

Berbicara lebih lanjut mengenai komitmen jangka panjang CCAI, Kadir menambahkan, komitmen kami juga diukur melalui pembangunan fasilitas atau investasi pada teknologi yang mutakhir. Kami percaya bahwa tidak akan tercipta bisnis yang berkelanjutan dan berkembang kecuali kami memiliki hubungan saling menguntungkan yang   berkelanjutan dengan masyarakat,” lanjutnya.

Beberapa program Corporate Social Responsibility (CSR) CCAI diakui sebagai praktik terbaik, baik dalam tingkat global maupun nasional, termasuk Bali Beach Clean Up yang mendapat penghargaan dari United Nations World Tourism Organization (2016). Di Sumatra Selatan, CCAI  mendapat penghargaan sebagai  praktik CSR terbaik dalam bekerja   sama dengan masyarakat setempat  melalui program Coca-Cola Forest. Coca-Cola Forest merupakan program CSR CCAI yang menggabungkan penanaman pohon dan program pemberdayaan masyarakat, yang saat ini terdapat di 3 wilayah operasi yaitu Lampung, Bandung, dan yang terbaru diluncurkan pada 8 Maret 2017 di Semarang; Di Jawa Timur, CCAI bekerjasama dengan Sumber Makmur Abadi untuk Coca-Cola   Tree-Nursing Forest yang diakui oleh Kementerian Sosial Indonesia pada akhir tahun 2016 lalu. (dri)