CCAI dan UI Turun ke Jalan Promosikan Ibukota Lebih Bersih

150

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Sampah merupakan sebuah masalah yang dirasakan oleh tiap negara di dunia, termasuk Indonesia, dimana-tiap tahun-volume sampah terus meningkat dengan cepat hingga mencapai jutaan ton. Sementara pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mencari jalan keluar yang terbaik, banyak komunitas yang turut mengambil andil dalam pengadaan berbagai inistiatif yang berhubungan dengan lingkungan. Kegiatan tahunan Clean Up Jakarta Day (CUJD), yang telah berjalan sejak tahun 2013, menyatukan komunitas dan relawan untuk mempromosikan lingkungan yang lebih bersih dengan memungut sampah di sekitar pusat kota.

Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) telah menjadi pendukung kuat program ini sejak awal dijalankan lima tahun yang lalu. Tiap tahunnya, banyak karyawan CCAI yang mengajak keluarga dan teman untuk turut berpartisipasi dalam inisiatif tersebut. Lingkungan merupakan salah satu fokus CSR dan pilar keberlanjutan CCAI, dan perusahaan ini telah menjalankan berbagai inisiatif untuk fokus tersebut di seluruh wilayah Indonesia.

“Isu tentang sampah merupakan masalah kita semua. Tentunya masih banyak yang dapat kita lakukan untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan,” jelas Ibu Lucia Karina, Direktur Public Affairs and Communications, Coca-Cola Amatil Indonesia. “Hari ini kita diingatkan bahwa tiap usaha sungguh berarti. Kita semua dapat memberi dampak sesuai kapasitas kita sebagai bagian dari pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan individu. Inisiatif seperti Clean Up Jakarta Day, tidak hanya dijalankan untuk mempromosikan kota yang lebih bersih, tetapi untuk menunjukkan pentingnya kolaborasi antar semua bagian masyarakat.”

Tahun ini, CCAI berkolaborasi dengan para pelajar dari Universitas Indonesia sebagai organisasi yang memiliki visi yang sama terhadap lingkungan. Mengawali Clean Up Jakarta Day 2017, karyawan CCAI dan para pelajar Universitas Indonesia berkumpul untuk mengambil sampah-sampah di sekitar pusat kota. Para peserta diminta untuk memisahkan sampah-sampah yang dapat didaur ulang dengan yang tidak dapat didaur ulang untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya proses daur ulang. Di akhir acara, para peserta CCAI dan Universitas Indonesia berhasil mengumpulkan lebih dari 111 kg sampah untuk diserahkan kepada pihak Dinas Kebersihan DKI Jakarta.

Dukungan CCAI Terhadap Lingkungan

Dalam rangka perayaan 25 tahun beroperasi di Indonesia, CCAI telah menjalankan berbagai program City Clean Up di 8 wilayah operasional CCAI di Indonesia. Selain menggerakkan ribuan karyawan di tiap area, program City Clean Up juga berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal. Program City Clean Up merupakan salah satu bagian dari berbagai upaya yang dijalankan oleh CCAI untuk menjaga lingkungan. Sebagian kegiatan dijalankan secara adhoc, dan beberapa dijalankan dengan rencana jangka panjang, seperti: Coca-Cola Forest di Lampung, Bandung, dan Semarang, serta Bali Beach Clean Up (BBCU). Tahun ini CCAI juga merayakan hari jadi BBCU yang ke 10, dan hingga saat ini, tim Bali Beach Clean Up telah berhasil menyingkirkan lebih dari 34 juta kg sampah dari pesisir pantai Bali sepanjang 9.7 kilometer dan melepaskan lebih dari 140.000 bayi penyu ke laut.

Diatur oleh empat pilar keberlanjutan terintegrasi, yaitu: People, Wellbeing, Environment dan Community, CCAI telah menjalankan berbagai inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai berikut: program Water Stewardship untuk mengembalikan jumlah air yang terpakai dalam proses produksi kembali ke alam dan masyarakat, Coke Kicks, City Clean-ups (termasuk kegiatan Bali Beach Clean Up yang sering mendapatkan penghargaan), dan Coca-Cola Forest. Program Coca-Cola Forest menggabungkan kegiatan penanaman pohon dengan pelayanan pendidikan, dan program pemberdayaan masyarakat. Inisiatif tersebut pertama kali berjalan di Lampung pada tahun 2014, disusul dengan wilayah Jawa Barat pada tahun 2015, dan Jawa Tengah pada tahun 2017. Melalui program Coca-Cola Forest, CCAI telah menanam lebih dari 6.200 pohon dan menyumbangkan lebih dari 300.000 pohon pada masyarakat. (sd)

BAGIKAN