CCAI dan ASA Foundation Dorong Potensi Pelatih Lokal

444

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation menggelar rangkaian Coke Kicks 2017 di 10 kota di Indonesia. Program CSR yang telah dilaksanakan sejak 2011 ini, memfasilitasi para pelatih dan talenta sepakbola lokal untuk meningkatkan kemampuan mereka melalui sesi train the trainers, player coaching, dan mini competition.

Head of Corporate Communications CCAI, Kristy Nelwan, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para stakeholder melalui berbagai inisiatif, termasuk pengembangan komunitas. Salah satunya, melalui program Coke Kicks, dengan menggandeng Asian Soccer Academy (ASA).

“Untuk program tahun ini, CCAI akan menitikberatkan pelatihan untuk para pelatih lokal melalui sesi train the trainers yang dipandu oleh para pelatih sepakbola profesional dari ASA Foundation,” kata Kristy di Jakarta, Jumat (14/4/2017).

Melalui program ini, lanjut dia, CCAI mendorong terciptanya komunitas sepak bola yang mandiri dan berkelanjutan. Sejak digelar pada tahun 2011 lalu, program Coke Kicks telah berhasil memberikan pelatihan lebih dari 10.000 peserta di 420 desa di seluruh Indonesia. Selain itu, tidak kurang dari 637 pelatih sepakbola lokal telah diberikan pelatihan.

“Melalui program Coke Kick 2017, kami manargetkan dapat memberikan pelatihan bagi 200 pelatih lokal dan 2.240 pemain muda di 10 kota,” tambahnya.

Adapun 10 kota yang akan menjadi tempat penyelenggaraan program Coke Kick 2017 yaitu, Lampung (22-23 April), Medan (29-30 April), Lombok (6-7 Mei), Semarang (22-23 Juli), Padang (26-27 Agustus), Sumedang (9-10 September), Cibitung (21-22 Oktober), Makassar (28-29 Oktober), Pasuruan (11-12 November), dan Balikpapan (25-26 November).

Sementara itu, Technical Advisor ASA Foundation, Lee Hawkins, menambahkan, pihaknya memiliki keyakinan tinggi terhadap kemampuan pelatih lokal untuk mewujudkan masyarakat yang positif dan terus berkembang.

“Melalui sesi train the trainers, pelatih lokal diberikan pembekalan metode pelatihan yang komprehensif, terutama untuk terus membina mental positif dari tim yang dibina sehingga siap meraih berbagai kesempatan di masa depan,” kata Lee Hawkins. (sd)

BAGIKAN