BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistic Award 2017

152
Gedung Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- BPJS Ketenagakerjaan kembali menggelar lomba khusus bagi para jurnalis dengan total hadiah Rp. 82,5 juta. Panitia juga akan memberikan apresiasi pada peserta yang naskahnya lolos dalam penjurian tahap awal.

“Penyelenggaraan lomba ini sebagai bentuk apresiasi BPJS Ketenagakerjaan atas kerja sama yang baik dalam mendukung publikasi program dan kegiatan serta aksi BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja di Jakarta.

Untuk perlombaan lomba karya tulis yang akan digelar kali ini bertema utama “40 TAHUN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN UNTUK SEMUA”

Adapun sub tema yang diangkat antara lain:

  1. Digitalisasi 4 (empat) Program BPJS Ketenagakerjaan
  2. Program GN Lingkaran (Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan)
  3. Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)
  4. Perluasan Kepesertaan
  5. Kesejahteraan Setelah Pensiun

Utoh mengatakan, bahwa dalam 40 tahun mengabdi, BPJS Ketenagakerjaan terus berbenah dan bekerja dengan penuh dedikasi dan profesionalitas yang tinggi. Sejalan dengan perkembangan era digital yang masif, maka bentuk sosialisasi penyampaian informasi program dan pelayanan kepada peserta sudah dilakukan secara digital.

Sebagai bentuk penguatan dan target perluasan kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan program-program yang adaptif dengan kebutuhan masyarakat luas seperti Gerakan Nasional Lingkaran. “Bisa dibilang bahwa program ini kental nuansa humanis karena unsur pedulinya sangat tinggi”, jelas Utoh.

Belum lama ini pun BPJS Ketenagakerjaan dipercaya oleh pemerintah untuk  mengelola jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja migran indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri untuk saat ini dan seterusnya. “Bagaimanapun PMI atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan salah satu jenis pekerjaan yang berdampak besar terhadap pemasukan devisa, maka tidak heran jika para TKI ini diberikan julukan yang istimewa, sebagai pejuang devisa,” katanya.

Julukan istimewa tersebut tentunya harus disertai dengan perlindungan atas pemenuhan hak-hak para TKI oleh pemerintah yang berujung pada kesejahteraan para TKI dan keluarganya. Jaminan sosial merupakan salah satu bentuk perwujudan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia yang diberikan oleh negara.

Bagi BPJS Ketenagakerjaan karya tulis yang baik dan sesuai dengan tema perlombaan tidak bisa didapatkan dengan singkat, membutuhkan waktu dan pemahaman substansi yang utuh. Oleh karena itu butuh kesiapan dan penguasaan materi yang lebih dari cukup agar karya tulis yang dilombakan memiliki bobot dan kualitas yang sesuai dengan harapan BPJS Ketenagakerjaan.

Gelaran lomba karya tulis ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi BPJS Ketenagakerjaan yang ke 40 Tahun, dimana puncaknya akan digelar pada akhir tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan akan menggelar kegiatan tahunan dengan konsep yang baru karena tahun ini merupakan tahun ke 40 BPJS Ketenagakerjaan melindungi para pekerja di Indonesia.

Bagi para peserta lomba untuk kategori wartawan media cetak dan online hasil tulisan dimuat di media masing-masing antara  01 Nopember 2017 sampai dengan 18 Desember 2017, di media cetak dan media online (bukti dilampirkan). Persyaratan tulisan minimal 3.000 karakter, belum pernah dilombakan dan bukan tulisan pariwara (advetorial). Persyaratan khusus: Kartu Pers dan bukti pemuatan tulisan di media (untuk wartawan). Persyaratan umum: copy Kartu Tanda Penduduk, menyerahkan hard copy via email dan soft copy.

Selanjutnya hard copy tulisan dan lampiran  juga diserahkan ke Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Lantai 4, Gedung Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Jl. Jend. Gatot Subroto No.79, Jakarta Selatan 12930. Pengiriman file materi lomba ke: panitiabpjstkja2017@gmail.com. Penyerahan berkas lomba sampai ke panitia paling lambat pada 20 Desember 2017.

Adapun para juri pada lomba karya tulis ini adalah Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz, Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, Kepala Divisi Pemberitaan Umum LKBN Antara Erafzon Saptiyulda, dan Ridwan Max. Sijabat, Direktur Pusat Kajian Jaminan Sosial Nasional (PKJSN). (dri)