Banyaknya Bank Dilikuidasi, LPS Gelar Media Gathering Bertajuk ‘Menumbuhkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Perbankan Lokal’

303

SURABAYA (IndonesiaTerkini.com)-Kita tahu, akibat krisis ekonomi pada 1998 banyak bank dilikuidasi. Hal itu sedikit banyak menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap bank. Oleh sebab itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengelar media gathering bertajuk ‘Menumbuhkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Perbankan Lokal’, di Hotel Bumi Surabaya, Rabu (19/10/2016).

Poltak Adolf Lumban Tobing, Direktur Eksekutif Administrasi dan Sistem Informasi LPS mengatakan, LPS telah membayar klaim sebesar Rp783,42 miliar dari total klaim Rp807 miliar, sejak berdiri pada 2005 hingga Juli 2016. Jumlah itu dibayarkan ke 122.291 rekening. Klaim itu dibayarkan pada nasabah yang menyimpan dananya di bank bermasalah dan berujung pada penutupan bank tersebut.

“Sebenarnya, total dana simpanan nasabah di bank bermasalah atau dilikuidasi sebesar Rp1,32 triliun dengan jumlah 140.373 rekening. Dari jumlah itu, yang layak bayar sebesar Rp1,04 triliun dengan 129.428 rekening . Sedangkan tidak layak bayar sebesar Rp280 miliar dengan 10.945 rekening,” lanjutnya.

Menurut Poltak, dana nasabah yang tidak dijamin LPS disebabkan tidak terdata di bank dimana dana itu disimpan. Kemudian bank-nya sendiri dalam keadaan tidak sehat. Simpanan nasabah yang dijamin maksimal Rp2 miliar. Ini meliputi simpanan pokok untuk bank konvensional dan bagi hasil untuk bank syariah.

“Jadi dana yang layak bayar harus memenuhi syarat 3 T, yakni tercatat dalam data bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan dan tidak melakukan tindakan yang merugikan bak seperti memiliki kredit macet,” papar Poltak.

Lebih jauh dijelasakan, LPS menetapkan biaya premi penjaminan simpanan sama untuk seluruh bank yakni 0,2% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) bank per tahun. Dana penjaminan yang terkumpul hingga April 2016 mencapai Rp67 triliun. Dengan dana penjaminan Rp67 triliun dan DPK perbankan nasional Rp4.500 triliun, maka persentasenya hanya 1,5%.

Dibandingkan negara-negara lain, persentase dana penjaminan terhadap DPK LPS relatif lebih kecil.Di dunia internasional, persentase dana penjaminan rata-rata 2,5% dari DPK. (dri)

BAGIKAN