ASISINDO Resmi Buka Smart City Center Bagi Pelaku Industri Keamanan di Indonesia

549
Ir. Soegiharto Santoso, Dewan Pembina, Board of Supervisors Asisindo tampak sedang menandatangani dokumen MOU pada acara peresmian Smart City Center 19 Mei 2017

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Asosiasi Sistem Integrator dan Sekuriti Indonesia (ASISINDO) meresmikan SMART CITY BLOCK yang berlokasi di Mangga Dua Square lantai PB1 dan B1, Jumat (19/5/2017). Area ini terdiri dari 62 kios yang terkoneksi ke dalam satu ruang kontrol berstandard international. Selain itu anggota yang telah tergabung sebagai anggota ASISINDO dapat memanfaatkan fasilitas lainnya seperti ruang pamer, ruang kendali dan ruang rapat. Zona ini dibangun atas kesepakatan bersama pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang bertajuk ‘ASISINDO 1st Management Meeting’ pada bulan Maret 2017 lalu.

Tan Widarno, Ketua Umum ASISINDO menjelaskan “Asosiasi ini akan menjadi asosiasi yang berbeda, dikarenakan bahwa organisasi ini berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada para pelaku industri sistem keamanan dengan memberikan win-win solution dalam mengembangkan bisnisnya dengan cara memberikan 62 kios beserta ruang pamer, ruang kontrol dan ruang rapat.”

Area ini merupakan ajang Pameran dan Solusi terkait dengan Program Smart City di Indonesia. Dengan mengunjungi Smart City Center ini maka pengunjung dapat dengan mudah memperoleh solusi dan produk yang sesuai untuk kebutuhan terkait Program Smart City sepanjang tahun untuk membantu kehidupan manusia dalam hal pemanfaatkan teknologi, diarea Smart City Center, juga menyediakan area Training Center dan Public Hall yang dapat digunakan untuk edukasi terkait Program Smart City.

Ir Soegiharto Santoso, Dewan Pembina, Asisindo menuturkan “Kami menyambut baik dukungan dari pemerintah terhadap diresmikannya Smart City Center ini, Menteri Komunikasi dan Informatika, Bpk Rudiantara awalnya direncanakan hadir pada acara kami, namun karena ada halangan maka beliau mengirimkan wakilnya yaitu Bpk Ir. Aidil Chendramata, MM. selaku Direktur Keamanan Informasi Kemen Kominfo RI.”

Pada kesempatan ini telah ditandatangani MoU antara Asisindo dengan APJII yang sangat strategis terutama terkait dengan tren dibidang teknologi seperti IoT, selain itu juga ditandatangani MoU antara Asisindo dengan LSP Komputer terkait dengan sertifikasi profesi dan antara Asisindo dengan APOI (Asosiasi Pebisnis Online Indonesia), juga penandatanganan kerjasama antara Asisindo dengan Aptiknas (Asosiasi Pengusaha TIK Nasional). “Kerjasama ini tentu diharapkan dapat mempererat kerjasama antara pemain industri, organisasi dan pemerintah,” ujar Soegiharto Santoso selaku Ketua Dewan Pembina Asisindo.

Acara Peresmian dan penandatanganan MoU dihadiri oleh anggota dari seluruh Indonesia dan acara dilanjutkan dengan seminar “Peluang Bisnis di era Smart City” dengan pembicara Prof. Suhono Supangkat, dan “Dampak e-Commerce untuk Pebisnis” dengan pembicara Fajrin dari Bukalapak.com, serta “Sales Leadership” dengan pembicara Dedy Budiman.

Keanggotaan ASISINDO

Saat ini terdapat 170 calon anggota yang telah mendaftar untuk menjadi anggota ASISINDO, dimana calon anggota tersebut berasal dari kalangan principle, pebisnis, dan Sistem Integrator (SI).

Syarat utama untuk menjadi anggota ASISINDO :

  • Pengusaha dan pelaku bisnis industri sistem 71 www.indosecuritysystem.com
  • Wajib membayar iuran keanggotaan sebesar Rp. 1.200.000 per-tahun (*bagi anggota yang sudah memiliki legalitas usaha) dan Rp. 1.600.000 per-tahun (*bagi pelaku bisnis pemula).

Dengan adanya program ini, ASISINDO berharap para pelaku bisnis dapat mengurus legalitas usahanya. Dalam waktu dekat, ASISINDO akan mengadakan 262 kios (selama unit masih tersedia) yang akan diberikan kepada para anggotanya secara cuma-cuma, bebas biaya sewa selama lima tahun. (red/dri)