Acer Dukung IICS Implementasikan Digital Classroom

19
Suasana digital clasroom di IICS

JAKARTA (IndonesiaTerkini.com)- Acer, produsen mobile computing, bekerjasama dengan IPEKA Integrated Christian School (IICS) Jakarta untuk mengimplementasikan program digital classroom. Salah satu metode yang digunakan adalah blended learning, yaitu penggabungan antara proses belajar mengajar tradisional dengan menerapkan konsep belajar digital dan mobile, dengan dukungan perangkat dan solusi dari Acer Chromebook bagi siswa dan guru.

President Direktur Acer Indonesia Herbert Ang mengatakan, saat ini ruang kelas telah berubah dengan cepat. Dengan mengadopsi teknologi, guru dan siswa dalam dalam menjalankan pendidikan akan selalu mobile.

“Selama empat dekade, Acer berkomitmen untuk mendukung sektor pendidikan. Kami berdedikasi untuk melayani kebutuhan pasar pendidikan sekaligus mendukung perwujudan digital clasroom. Ini merupakan dukungan kami sebagai tecnology enabler,” kata Herbert saat konferensi pers antara IICS dan Acer di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Dalam digital classroom di IICS, seluruh unit Acer Chromebook yang digunakan telah dilengkapi dengan berbagai aplikasi pendukung dari Google, seperti Google Chrome Gmail, Google Drive tanpa batas kapasitas memori, Google Search, App List Button, YouTube, Hangout, Classroom, Calender dab sites. “Dengan sisten yang terintegrasi, guru dan siswa bisa merasakan pengalaman belajar mengajar yang lebih menarik dan meningkatkan inovasi serta kolaborasi antara siswa dan guru,” ujar Herbert.

Sementara CEO IICS Handojo mengungkapkan, sistem pendidikan Indonesia telah mengalami transformasi digital. Alhasil konsep pembelajaran digital pun telah mendorong pengembangan kemampuan murid dalam komunikasi, komputasi, kolaborasi dan berpola pikir kritis.

Tidak hanya itu, menurut hasil studi, sebanyak 75% guru percaya bahwa konten pembelajaran digital akan menggantikan buku teks cetak dalam 10 tahun ke depan. Tidak hanya itu, 81% guru juga percaya bahwa pemanfaatan teknologi disekolah dapat membuat perbedaan positif dalam pembelajaran. “Dukungan perangkat dan solusi teknologi dalam perwujudan digital calssroom ini telah terbukti membantu guru dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses belajar mengajar,” ucap Handojo. (sd)

BAGIKAN